Klik dan lihat

Monday, January 10, 2011

ISRAEL,Ideologi Rasis dan Aliyah pertama


Pada peradaban Mesir kuno, Dewa Isis merupakan simbol dari kebijaksanaan. Firaun Akhenaten mengubah pemujaan tersebut agar ditujukan kepada dirinya dengan mengklaim dirinya sebagai Amen Ra (Tuhan Matahari). Kaum Yahudi pemuja Dewa Isis meninggalkan Mesir ke arah utara menuju Timur tengah dimana mereka bertemu dengan orang Kanaan yang memuja tuhan Planet saturnus - EL. Penggabungan ketiga tuhan ini menjadi sebuah daerah yang sekarang dikenal bernama Isis-Ra-El atau Israel.

Hampir 98% ajaran Yahudi adalah berdasarkan pemujaan terhadap planet Saturnus. Simbol dari planet Saturnus adalah simbol Bintang Daud dan hari disucikan adalah hari sabtu, pemujaan pada hari minggu berasal dari pemujaan terhadap Tuhan Matahari milik bangsa Mesir kuno.

Israel merupakan satu-satunya negara haram Yahudi di dunia. Selain itu, terdapat pula beberapa kelompok etnis minoritas lainnya, meliputi etnis Arab yang berkewarganegaraan Israel, beserta kelompok-kelompok keagamaan lainnya seperti Muslim, Kristian, Druze, Samaritan, dan lain-lain.

Berdasarkan penemuan artifak arkeologi, nama Israel paling awal disebut di prasasti Merneptah Mesir Kuno (sekitar akhir abad ke-13 SM) Pada prasasti tersebut nama Israel itu sendiri merujuk kepada sekelompok orang yang berasal dari tanah tertentu. Negara Haram moden Israel dinamakan Medinat Yisrael, yang ertinya Negara Israel. Selain itu, terdapat pula nama-nama lain yang digagaskan, meliputi Eretz Israel (Tanah Israel), Zion, dan Judea, namun semuanya ditolak.

Negara Haram Israel muncul kerana agenda Zionis yang memutar balikkan bab-bab dari Taurat yang terkait dengan perang dan penyembelihan untuk mengesahkan penyembelihan orang-orang Palestin yang tidak berdosa. Padahalnya, ini adalah sebuah penafsiran menyimpang yang disengajakan. Zionisme menggunakan agama untuk mengesahkan fasismenya dan ideologi rasisnya.

Orang-orang Yahudi yang berdiaspora telah lama bercita-cita untuk kembali ke Zion dan Tanah Israel. Harapan dan kerinduan tersebut tercatat pada Alkitab disebut sebagai Tanah yang dijanjikan dan merupakan tema pusat pada buku doa Yahudi. Pada permulaan abad ke-12, penindasan Yahudi oleh Katolik mendorong perpindahan orang-orang Yahudi di Eropah ke Tanah Suci dan meningkatkan jumlah populasi Yahudi setelah pengusiran orang Yahudi dari Sepanyol pada tahun 1492. Selama abad ke-16, komuniti-komuniti besar Yahudi kebanyakkan berpusat pada empat kota suci Yahudi, iaitu Yerusalem, Hebron, Tiberias dan Safed. Pada pertengahan kedua abad ke-18 keseluruhan komuniti Hasidut yang berasal dari Eropah Timur telah berpindah ke Tanah suci.

Imigrasi dalam skala besar, dikenal sebagai Aliyah pertama, di mulai pada tahun 1881, yakni pada saat orang-orang Yahudi melarikan diri dari pogrom di Eropah Timur. Secara politik, tahun 1882 adalah titik tolak keinginan tokoh-tokoh Yahudi untuk mewujudkan negara Zionis Israel, Theodor Herzl merupakan orang Yahudi pertama yang mendirikan gerakan politik Zionisme, yakni gerakan yang bertujuan mendirikan negara haram Yahudi di Tanah Arab Palestin.

Pada tahun 1896, Herzl menerbitkan buku Der Judenstaat (Negara Yahudi) yang memaparkan visinya tentang negara masa depan Yahudi; Tahun berikutnya ia kemudian mengetuai Kongres Zionis Dunia pertama. Zionisme merupakan gerakan politik yang secara sistematik berusaha mewujudkan negara Yahudi. Secara nyata, gerakan ini didokong oleh tokoh-tokoh Yahudi yang hadir dalam Kongres Pertama Yahudi Internasional di Basel (Swiss) tahun 1895. Kongres tersebut dihadiri oleh sekitar 300 orang, mewakili 50 organisasi Zionis yang berselerakkan di seluruh dunia. Mereka lalu mendirikan basis (tapak) kekuatannya di Wina (Austria) tahun 1896.

No comments:

Post a Comment